Sunday, March 12, 2017

Shena sotoy ngomongin ibu-ibu

Sudah terlalu banyak calon-calon ibu disekitar gue yang kepengen melahirkan dengan cara yang "berbeda" dari biasanya. Mungkin ada kelebihan yang bisa diambil dari melahirkan-dengan-cara-yang-berbeda-itu bagi calon bayi dan ibunya....


Namun, ada kata2 teman saya yang bikin saya tergelitik sekali... 


"NIH LAMA-LAMA CALON-CALON IBU SAKING PENGEN BEDANYA MELAHIRKAN DAN SAKING PENGENNYA JADI TOPIK IBU-IBU LAINNYA, NNTI ADA INOVASI TERBARU NIH = MELAHIRKAN DI LUMPUR TRUS ARI-ARINYA DIMAKAN. NTAR ADA HASHTAG #MUDLABOR #EATMYBABYLOTUS"


Ini lucu sih. Tepuk tangan untuk teman2 saya yang skrg adalah ibu baru bagi anaknya. Perangnya lebih sadis. Sikut2an antara ibu "anak gue lebih ok", "cara ngedidik gue ke anak gw lebih ok", "pampers gue lebih ok", "susu gue lebih mahal". GOKIL. Gw pikir cuma terjadi di sinetron, ternyata ini KENYATAAN. 


Ibu2 yang "gamau kalah" itu ga sadar, bahwa ada ibu2 lainnya diluar sana yang ternyata anaknya tidak sesempurna itu, stress menghadapi lingkungan yang seperti itu, stress melihat post ibu2 "gamau kalah" tersebut, dan akhirnya ibu2 yang kurang beruntung itu menangis karena ternyata anaknya tidak sesempurna itu.


Namun ibu2 yang "gamau kalah" itu, ga sadar bahwa anaknya juga tidak sesempurna itu dan ga sadar bahwa selama ini sbnrnya dia sangat pintar menyembunyikan kekurangan anaknya. Yang dia pikirkan adalah post apa yang membuat IMEJ anaknya menjadi baik dan IMEJ dia sebagai ibu yang baik.


Gue yang sebagai belum menjadi ibu, melihat hal ini sebagai pembelajaran: 


Bahwasanya, anak dilahirkan adalah bukan sebagai garis start kompetisi bagi ibunya dengan ibu lain atau anaknya dengan anak lain. Ini adalah garis start antara ibu dan anaknya. Karena yang orang liat adalah bukan garis start nya, namun garis finishnya. Yang saya maksud sebagai garis finish adalah: Sebodoh-bodohnya seorang ibu dan sepintar-pintarnya seorang ibu, yang dilihat adalah: Apakah dia berhasil menjadi ibu dari anak2 yang berhasil, bermanfaat, teladan dan mencintai keluarga; dan apakah dia berhasil menjadi istri dari suami yang sukses, bijaksana dan mencintai keluarga.


Terserah mau ASI anda sebagai ibu berkualitas atau tidak, terserah kalau anak anda menderita alergi thdp suatu makanan, terserah kalau anda mempunyai anak yang mempunyai tumbuh kembang yang tidak tepat waktu, terserah mau anak anda berkulit hitam atau putih, terserah mau anak anda belum bisa calistung pada waktunya, terserah mau anak anda belum bisa berbicara  atau merangkak atau jalan pada waktunya.... ITU ADALAH PERJUANGAN ANDA SENDIRI DENGAN ANAK ANDA, BUKAN PERJUANGAN ANDA DENGAN IBU LAINNYA, ATAU BUKAN PERJUANGAN ANAK ANDA DENGAN ANAK LAINNYA.